Willian Fuji dan Pemuda Hasil Perkawinan dengan Agar Agar - [Short Story On Plukme]

Agustus 02, 2018

Sesuai dengan nama pembuatnya. Cerita ini akan dimulai dengan nama, Willian Fuji. Pemuda otak encer yang menyukai hal detil dan hal absurb.

Well, kita menuju kamar kostnya. Ruangan 4 x 6 yang menjadi daya tarik baginya untuk tetap bertahan selama masa kuliahan. Ruangan yang biasa ia jadikan tempat praktek bagi klien-kliennya.

Yup, teman-temannya yang merasa kehilangan barang atau pacar suka mengadu padanya. Tidak masalah kalau ada kemungkinan tidak kembali, tapi beberapa hal detil yang disampaikan diterima klien sebagai wahyu, yang mencerahkan. Dan dari hal itu ia pasang tarif konsultasi. Lumayan buat ngeganjal biaya sewa kost dan jaga-jaga uang kiriman kuliah orang tuanya.

Pada suatu hari, Fuji mendapatkan klien yang berbeda. Cewek cantik, dari kantor sebelah. Usianya di atas satu tahun. Dan sering ia temui saat makan siang atau mengantarkan bekal makan siang ke kantornya. Dimana sepupunya juga bekerja disana.

-

"Maaf, mengganggu. Aku dengar dari sepupumu, kamu bisa mencari barang yang hilang ya?" cewek itu tiba-tiba saja nonghol di depan pintu, datang tiba-tiba, masuk kosannya, minta segelas air lalu duduk di hadapan Willian Fuji. "Oh, maaf, kenalkan namaku Sarah. Aku teman sekantor sepupumu, aku .. Menjatuhkan file penting dan aku bingung harus bagaimana, sementara orang kantor tidak boleh tahu hal ini, aku bisa mati kalau bos tahu. Tolong aku .. Akan aku bayar berapapun, plis!"

Cewek itu tidak henti-hentinya berbicara, ia gelap mata. Padahal di dalam ruangan itu ada beberapa mahasiswa lain yang sedang berdiskusi.

"Oh, maaf mengganggu. Mungkin besok pagi aku datang. Tapi bantu aku ya Willian Fuji!" Sarah memegang tangan orang di hadapannya.

"Ehmm .." Willian mendehem, matanya melirik. "Willian Fuji itu aku, bukan dia."

Sadar jika salah orang, Sarah buru-buru pamit. Mukanya merah, ia harus menjaga ketergesaannya.

"Oh, boleh minta air lagi?" -

-

Udara pagi itu nampak terasa dingin, semalaman teman-teman mahasiswanya asik berdiskusi hingga larut malam, dan menginap di kosannya. Bujang-bujang dalam satu ruangan, penuh.

"Permisi, apakah aku salah masuk kamar? Willuan Fuji yang mana ya?" Cewek semalam datang lagi, ia menepati janjinya. "Kamu bukan?"

"Bukan, mbak. Aku temannya." orang itu menguap, menggeliat dan tidur lagi.

Ada enam bujang yang tidur barengan di lantai, dan Sarah harus membangunkan satu persatu dari mereka?

"Aku bawakan sarapan, asal kalian jawab siapa dari kalian yang bernama Willian Fuji!" Sarah tak kehabisan akal. Semalam mungkin ia kelelahan, tak bisa membedakan mana orang yang dicari. Dan dari enam bujang yang semuanya mengacungkan tangan, sulit dikenali. Hampir semuanya mirip. Rambut lurus ke delan, kaca mata minus, kaos team, membuat Sarah pusing.

-

"Ada apa mba?" Seseorang menepuk pundak Sarah dari luar. Pemuda yang juga sama perawakannya.

"Apa kalian bertujuh kembar?" Sarah memutar otak untuk mengenali ciri khas mereka, apa ia salah obat?

"Willian Fuji yang mana?" Sarah mendadak pusing. "Ya udah daripada aku terlambat kerja, nih upah buat kamu, atau siapapun kamu, atau kalian bertujuh yang sudah menemukan file penting itu. Terima kasih atas air minumnya. Itu membuat konsentrasiku kuat, kini aku tahu jika aku hanya lupa menaruhnya. Sekali lagi terima kasih!"

Segepok uang tanpa amplop diterima Willian.

"Gampang banget lo dapat uang?"

"Ini namanya berkah cowok ganteng, tahu-tahu ia ketemu sendiri filenya dan uang ini seolah jatuh dari langit!" Willian memasukkan semua lembaran uang ke sakunya.

"Bagian kami mana?"

"Lebih baik kalian masuk lagi ke dalam botol, dan jangan sampai ketahuan orang lain lagi. Untung saja cewek barusan pelupa. Kalau tidak? Kalian bisa dideportasi dari dunia ini!" Willian kembali ke meja belajarnya, mengambil buku, mengambil kaos dan tas jinjing.

"Satu orang saja yang jaga kos! Yang lainnya cari uang seperti biasa!"

"Siap bos!" mereka pamitan ada yang menguntit cewek cantik, ada yang naik ke atap dan berbicara dengan kucing, ada yang jadi ojek online, ada yang masuk dalam botol, dan ada yang mencari mesjid untuk tidur.

-

Penemuan hebat Willian Fuji belum diumumkan, ia dapat membelah diri menjadi tujuh. Dan masing-masing punya kelenturan berbeda. Bukan jin, bukan makhluk asing, lebih mirip perkawinan dengan agar-agar.

-

Mau tahu kelanjutan ceritanya dari Willian Fuji dan Kloningan agar-agarnya? Tunggu episode berikutnya! Hahhaa ..

:)

0 komentar

Follow Me

Facebook