Pentigraf - Giliran Jaga Supermarket #Horror

Gedung pinggir jalan yang minggu kemarin terkena rampok. Kini terang. Berdatangan pula beberapa orang yang menukar uang dengan tiket. Mereka berani menukar ketakutan mereka dengan sejumlah uang yang tidak seberapa.

Mamat buru-buru keluar kubur, ketika mendengar langkah kaki seorang masuk ke dalam gedung supermarket. Ia sangat bersemangat. Totalitasnya memuncak. Ia melepaskan kain lamanya dan mengganti dengan kain kaffan yang lebih bersih.

“Tunggu sebentar!” Seseorang menarik kakinya. “Jangan gegabah. Malam ini bukan giliran kita.” Terdengar suara lolongan serigala diikuti retakan lantai. Sebuah kuku hitam muncul. Diikuti dengan mata yang menyala dan beberapa belatung yang meloncat dari tubuhnya. Tak.Tak. Tak.






Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.